Home Bali Pesan Banyak Makna dibalik Bencana Gunung Agung ditulis oleh Alit Pramana

Pesan Banyak Makna dibalik Bencana Gunung Agung ditulis oleh Alit Pramana

by imadenews
Pesan Penuh Makna dibalik bencana Gunung Agung

Gunung Agung sekarang ini memang menjadi banyak perbincangan di sosial media maupun di dunia nyata. Di Facebook contohnya banyak bermunculan Group Group tentang pengamatan/info Aktivitas Gunung Agung saling mengunggah video maupun foto erupsi dan lain sebagainya, Group tersebut berguna untuk memberikan kita masyarakat bali atau luar bali informasi terkini tentang Gunung Agung.

Tetapi tak banyak orang menulis pesan moral atau pesan alam seperti yang ditulis oleh akun Alit Pramana di Group #info_mitigasi ini.

Tiga warna ini sudah ibu tunjukan. Putih, Hitam dan Merah, Perlambang TRI DATU. Adalah sebuah proses yang sering disebut UTPETI, STITI, PRALINA. Sang maha Pencipta, Pemelihara, dan Pelebur. sedang bekerja..!!!
Maka dari itu anaku.. jika ibu sedang menyapu dan mulai berdebu.. menjauhlah dari ibu agar kamu tidak sakit..!!, Jika ibu sedang melakukan pekerjaan memasak didapur.. menjauhlah agar kamu tak terkena panasnya api..!!
Ingat’lh anaku Ibu sedang sibuk mempersiapkan bekal masa depanmu.. pergilah bermain dengn semua saudaramu.. pupuk rasa saling menjaga & silaturahmi antara saudara’mu.. biarkan ibu menyelesaikan semua kegiatan indah ibu didapur kesayanganmu..!!! Ingat ibu tidak marah.. hanya ibu tidak ingin kamu terluka..!! berkumpulah dan bermain disana dgn saudaramu.. jika apa yg ibu persiapkan sudah siap saji, maka kamu akan segera mengerti apa yg ibu maksud..!!!

Bersabarlah Anaku…
Hingga nanti kamu kembali kepelukan ibu. “Ibu Pertiwi”

Pesan Banyak Makna dibalik Bencana Gunung Agung ditulis oleh Alit Pramana

Pesan yang mempunyai banyak makna dan sangat menyentuh ini sampai saat ini sudah dishare sebanyak 3.895 kali dan memiliki 28 komentar.

Sampai saat ini 29-30 november 2017 menurut viva.co.id

Gempa tremor overscale mengguncang dalam durasi cukup lama. Dalam laporan Magma Indonesia yang disusun periode pengamatan mulai pukul 12.00 WITA hingga pukul 18.00 WITA, terekam gempa tremor overscale Amak 24 mm terjadi mulai pukul 17.24 WITA hingga pukul 18.00 WITA.

Baca Juga :   Kumpulan CCTV Pemantauan Aktivitas Gunung Agung

Pada pukul 17.25 WITA terekam gempa letusan. Bahkan, dari laporan warga, dari jarak tujuh kilometer terdengar dentuman cukup keras di Gunung Agung. Hal itu dibenarkan oleh Devy Kamil.

Tadi laporan warga yang berada di jarak tujuh kilometer mendengar suara dentuman,” katanya, Rabu 29 November 2017.

Belum terpantau material apa saja yang dimuntahkan dari perut Gunung Agung. “Belum terpantau,” katanya. Saat berita ini disusun, gempa tremor masih berlangsung meski sudah tidak overscale. “Tremornya masih, tapi overscale-nya sudah selesai,” ujarnya.

Saat ini kondisi cuaca di sekitar gunung tertutup mendung tebal. Angin bertiup lemah ke arah barat daya. Suhu udara 23-24 derajat celsius dengan tingkat kelembapan udara 90-91 persen.

Secara visual gunung tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Gempa vulkanik dangkal terjadi 8 kali dengan amplitudo 2-5 mm durasi 10-17detik. Gempa letusan terjadi satu kali dengan amplitudo 5 mm durasi 120 detik.

Sumber:

Tremor Overscale Mengguncang, Gunung Agung Berdentum – http://www.viva.co.id/berita/nasional/982890-tremor-overscale-mengguncang-gunung-agung-berdentum

Group #info_mitigasi Facebook – https://web.facebook.com/groups/1889709351250412/

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More