Update kasus Covid-19 di Provinsi Bali, 19 Terkonfirmasi Positif per 30 Maret 2020

by imadenews
Data Terkini COVID-19

Menurut data dari BNPB per Senin, (30/3) pasien dengan positif covid-19 melonjak menjadi 19 orang. Sebelumnya Minggu (29/3) pasien positif adalah 10 orang. Kemudian data untuk pasien yang meninggal tetap tidak mengalami perubahan yaitu 0 meninggal dan ada kabar baik yaitu 2 pasien sembuh.

Kasus Covid-19 Bali 30 Maret 2020

Kasus Covid-19 Bali 30 Maret 2020 – sumber: https://infocorona.baliprov.go.id/

Dikutip dari laman bnpb.go.id, Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat sebanyak 75 pasien dinyatakan sembuh dari covid-19, kemudian 122 meninggal dunia dan kasus positif bertambah menjadi 1.414 kasus.

Adapun rincian data positif Covi-19 di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh lima kasus, Bali 19 kasus, Banten 128 kasus, Bangka Belitung satu kasus, Yogyakarta 18 kasus, DKI Jakarta 698 kasus.

  Lihat Juga: Informasi & Data Terkini Covid-19 Di Indonesia

Selanjutnya di Jambi dua kasus, Jawa Barat 180 kasus, Jawa Tengah 81 kasus, Jawa Timur 91 kasus, Kalimantan Barat sembilan kasus, Kalimantan Timur 17 kasus, Kalimantan Tengah tujuh kasus, Kalimantan Selatan lima kasus dan Kalimantan Utara dua kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau enam kasus, NTB dua kasus, Sumatera Selatan dua kasus, Sumatera Barat delapan kasus, Sulawesi Utara dua kasus, Sumatera Utara 13 kasus, Sulawesi Tenggara tiga kasus.

Terakhir di Sulawesi Selatan 50 kasus, Sulawesi Tengah tiga kasus, Lampung delapan kasus, Riau tiga kasus, Maluku Utara dan Maluku masing-masing satu kasus, Papua Barat dua kasus, Papua sembilan kasus, serta satu kasus positif di Sulawesi Barat.

Update Kasus

  • Sampai dengan saat ini kasus Pasien Dalam Pengawasan berjumlah 146 orang (tambahan 5 orang terdiri dari 5 WNI);
    Dari 146 sampel yang telah diuji, telah keluar hasil sampel 109 orang yaitu 90 orang negatif, 19 orang positif. (Dari data sebelumnya terdapat tambahan 9 orang, yang terdiri dari 1 WNA dan 8 orang WNI. Dari 8 org WNI tersebut 3 org merupakan kasus positif akibat transmisi lokal sedangkan 5 org penularan dari luar Bali).
  • Dengan adanya transmisi lokal ini yang merupakan orang Bali asli maka Satgas Covid19 Bali sedang menyiapkan peta pesebaran kasus di Bali. Karena tolok ukur dari pembuatan peta pesebaran adalah terjadinya transmisi lokal.

Update Kebijakan

  1. Keputusan Gubernur Bali Nomor 270/04-G/HK/2020 bahwa Provinsi Bali meningkatan satus siaga darurat menjadi tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona -19.
  2. Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 730/7835/MP/BKD bahwa pelaksanaan masa pelaksanaan bekerja bagi ASN di rumah/tempat tinggal diperpanjang sampai dengan 21 April 2020 dan akan dievaluasi menyesuaikan perkembangan situasi di pusat dan di daerah. Hal ini terkait dengan pencegahan penyebaran corona virus disease (covid-19) di lingkungan pemerintah provinsi Bali.
  3. Surat Gubernur Bali kepada Menteri Perhubungan Nomor 551/2500/dishub tentang penguatan pengawasan pelabuhan akses provinsi Bali. Upaya memperketat pengawasan dilakukan pada pelabuhan penyeberangan Ketapang, Gilimanuk, Padangbai, pelabuhan Benoa, dan Lombok Barat. Dalam surat tersebut ditegaskan untuk dilakukan pembatasan lalu lintas untuk keluar masuk wilayah Bali, yang diperbolehkan untuk masuk hanya kepentingan mendesak seperti angkutan logistik, keperluan penanganan kesehatan, penanganan keamanan, dan tugas resmi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Gubernur Bali telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah yang ada di Jawa Timur dan NTB yang merupakan tetangga dari Pulau Bali, untuk memberlakukan aturan tersebut dan memperketat arus lalu lintas yang masuk ke Bali. Selain itu Gubernur Bali juga sudah melakukan koordinasi dengan petugas di Pelabuhan Lembar dan Ketapang terhadap penerapan surat tersebut.
  4. Selain itu Gubernur bersama Majelis Desa Adat Provinsi Bali telah membuat Keputusan Bersama Nomor: 472/1571/PPDA/DPMA Nomor: 05/SK/MDA-Prov Bali/III/2020, tentang PEMBENTUKAN SATUAN TUGAS GOTONG ROYONG PENCEGAHAN COVID-19 BERBASIS DESA ADAT DI BALI. Sehingga Desa Adat dapat membentuk satgas dengan melibatkan Yowana serta pihak terkait seperti Banbinsa untuk melakuka upaya-upaya pencegahan penyebaran virus corona tersebut termasuk melakukan sosialisasi serta edukasi terhadap masyarakat sebagaimana yang telah Diatur dalam surat Keputusan tersebut.
  5. Pemprov Bali juga terus melakukan penguatan pada ketersediaan logistik, dimana hari ini sebanyak 8000 pcs alat rapid test kembali didatagkan dan 1000 pcs tambahan APD. Alat rapid test akan difokuskan terlebih dahulu bagi kelompok-kelompok yang beresiko terpapar virus covid19, seperti para medis yang menangani PDP, petugas yang melakukan screaning dilapangan, tim survailance serta kelompok berisiko lainnya.
  6. memperkuat ketersediaan logistik, hari ini pemprov bali dan satgas mendatangkan lagi rapid test sebanyak 8000pcs utk digunakan pada kelompok2 yg beresiko padapara medis yg menangani pdp, yg melakukan screening di bandara. Dan tim survailance. APD utk ttbaga medis dan para medis hr ini kami dapat tanbaha 1000 pcs
  7. Terkait pemberitan Hanya KTP Bali yng bisa masuk pelabuhan, maka Ketua Satgas Dewa Indra menekankan tidak ada unsur sara dalam penerapan aturan tersebut, dimana pengetatan dan pembatasan arus lalu lintas antar pulau dan provinsi juga telah dilakukan oleh daerah lain, maka hal itu juga dilakukan oleh pemerintah provinsi bali.
  8. Terkait dengan santri yang masuk ke Bali td malam. Maka Dewa Indra menegaskan bahwa santri tersebut adalah santri asal bali yang mengikuti pesantren di luar bali, karena sekarang pesantrennya menerapkan WFH maka santri tersebut dipulangkan. Untuk mengantisipasi hal itu maka satgas telah berkoordinasi dengan petugas pelabuhan untuk menerapkam SOP yang ada antara lain pengecekan suhu tubuh serta lainnya.

Himbauan

  1. Satgas menghimbau kepada warga masyarakat yang baru pulang dari luar negeri dan dari luar daerah untuk melaksanakan karantina mandiri/isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimal 14 hari dengan menerapkan protokol  isolasi diri sendiri dengan penuh disiplin dan tanggung jawab untuk keselamatan masyarakat.
  2. Satgas menghimbau kepada seluruh masyarakat Bali, untuk tetap waspada bahkan meningkatkan kewaspadaanya karena penyebaran covid-19 menunjukan tren peningkatan di tingkat nasional. Covid-19 bukan sesuatu yang ditanggapi dengan remeh, tetapi harus dengan kewaspadaan yang tinggi.
  3. Masyarakat juga kami minta untuk terus mengikuti ajakan dan himbauan pemerintah untuk menjaga jarak satu dengan lainnya, untuk mengurangi interaksi fisik dan mengurangi aktivitas-aktivitas di luar rumah.
  4. Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meyakini bahwa Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), segenap unsur TNI, Polri dan instansi-instansi lainnya sedang bekerjasama, sedang bergotong royong melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19.

 

Update Kebijakan Terbaru

Pembentukan Satuan Tugas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Berbasis Desa Adat Di Bali

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More