Video Kekerasan Anak SD Beredar Youtube

by imadenews

Video kekerasan di lingkungan sekolah murid sekolah dasar (SD) di Kota Bukittinggi, beredar luas. DNA inisial siswi yang menjadi korban ternyata tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada orang tuanya yang mengaku baru mengetahui setelah mendapat telpon dari Kepala Sekolah Minggu, (12/10/14) siang. Kamis, 8 September lalu, menjadi hari yang menyedihkan untuk DNA seorang siswi sekolah SD Trisula Perwari di Kelurahan Aur Tajungkang, Tengah Sawah, Bukit Tinggi. Dia mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan oleh rekan-rekan murid kelas V satu sekolahnya sendiri.

Siswa-siswi seharusnya melakukan tugas belajar bersama didalam Mushola yang ada dilingkungan sekolah. Namun bukanya belajar, yang terjadi malah sejumlah siswa menghajar, memukul dan menendang DNA disudut ruangan Mushola.

Peristiwa itu berhasil direkam salah satu siswa yang juga berada dirungan tersebut. Selang beberapa hari video aksi kekerasan tersebut sudah diunggah di Youtube dan ramai dibicarakan warga Bukit Tinggi.

Video Pemukulan Anak SD Bukittinggi

Video Pemukulan Anak SD Bukittinggi

Minggu 12 Oktober 2014, Dinas pendidikan kota Bukit Tinggi pun langsung melakukan rapat mendadak bersama pihak sekolah dan orang tua siswa. Menurut keterangan Ibu korban, ia tidak mengetahui anaknya menjadi korban tindakan kekerasan sekolah.

Hingga saat ini, kasus video yang memperlihatkan kekerasan Anak SD Bukit Tinggi yang beredar di media sosial terus diproses di dinas terkait. Semoga saja peristiwa yang dialami oleh DNA ini tidak akan pernah lagi dialami oleh siswa atau siswi sekolah dasar lainnya.

 

 

Sumber Video Youtube

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More